Viral Video Mesum Sesama Jenis di Banjarmasin, Korban Mengaku Mabuk Kemudian Disetubuhi dan Direkam

BANJARMASIN, KOMPAS.com – Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap beredarnya video mesum sesama jenis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pelaksana Tugas (Plt) Kasubdit V Siber Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel, AKP Kamarudin mengatakan, pemeriksaan telah dilakukan terhadap AS yang merupakan salah satu pemeran dalam video tersebut.

Baca juga: Video Mesum Sesama Jenis di Banjarmasin Beredar Luas, Pemerannya Lapor Polisi

AS sebelumnya melapor ke polisi karena merasa dirugikan video tersebut beredar luas di masyarakat.

“AS mengaku dalam keadaan mabuk berat sehingga tidak mengetahui jika adegannya direkam,” ujar Kamarudin kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

AS ungkap Kamarudin melaporkan lawan mainnya dalam video tersebut.

Selain mengaku mabuk berat, AS juga mengaku jika terlapor sengaja menyebarkan video itu lantaran sakit hati karena belakangan terlapor sulit menghubungi AS.

“Pelaku atau terlapor merasa sakit hati karena beberapa kali si pelapor dihubungi oleh terlapor ini tidak merespons jadi sakit hati,” ungkapnya.

Merasa AS mulai menjauh darinya, pelapor kemudian mengancam akan menyebarkan video mesum mereka berdua.

“Adapun modus sementara pelaku merekam kejadian itu dan menyebarkan video asusila ini untuk dijadikan bahan, agar si pelapor AS masih terikat dengan si terlapor,” pungkasnya.

Kamarudin menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendekatan kepada pihak keluarga terlapor agar keberadaan terlapor bisa diketahui.

Sebelumnya diberitakan, video mesum sesama jenis beredar luas di Banjarmasin, Kalsel.

Salah satu pemerannya diketahui adalah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Banjarmasin berinisial AS.

Keberatan video mesumnya beredar, AS kemudian melapor ke polisi.

Baca juga: Sopir yang Bunuh Majikan karena Kerap Diajak Berhubungan Sesama Jenis, Divonis 15 Tahun Penjara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Leave a Comment