Viral Soal Es Teh Manis, PDGI Jabarkan Dampak Gula Berlebih pada Gigi

Sebelumnya, dokter spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi, Prof Zubairi Djoerban juga mengomentari soal masalah ini.

Dalam utas di Twitter pribadinya, peneliti yang karib disapa Prof Beri menyampaikan bahwa mengontrol konsumsi gula penting dilakukan.

Mengontrol konsumsi gula dapat dilakukan dengan membaca label produk sebelum mengonsumsi.

“Es teh, cokelat, dan es krim tadi ya tidak berbahaya, dengan catatan tidak berlebihan. Tapi, bukan cuma rasa manisnya yang jadi konsern, namun cermati juga kadar gula tambahan di dalam makanan atau minuman itu,” tulisnya dalam Twitter pribadi dikutip Senin (26/9/2022).

Untuk mengetahui kandungan gula dalam satu produk, ia menyarankan masyarakat untuk mengecek kandungan gula.

“Dengan melihat label di makanan atau minumannya. Cek komposisi gula tambahan, yang biasanya memakai nama lain gula. Seperti corn syrup, dekstrosa, fruktosa, glukosa, laktosa, dan banyak lagi.”

Meski begitu, konsumen acap kali kesulitan dalam melihat kandungan gula dalam satu produk.

Maka dari itu, FDA mengembangkan label makanan baru yang mencantumkan gula tambahan secara terpisah.

Label gula tambahan itu harus dipasang produsen sehingga konsumen terbantu untuk mengeceknya.

Leave a Comment