Klub Liga Inggris Dihantui Jadwal Padat Usai Piala Dunia 2022

TEMPO.CO, Jakarta – Klub-klub Liga Inggris bakal menghadapi jadwal padat usai turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar. Setidaknya, tujuh tim yang bermain di kompetisi Eropa, yakni Liga Champions dan Liga Europa, bakal terkena imbas dengan ditundanya kompetisi selama Piala Dunia berjalan sebulan lebih. 

Operator turnamen Piala FA pun mencoba merespons situasi tersebut. Mengutip dari The Sun, tim-tim tertentu akan ditawari menjalani pertandingan di Piala FA lebih awal dari jadwal. 

Tujuannya ialah untuk mengurangi beban jadwal laga yang padat pada tahun baru 2023. Apalagi penundaan pertandingan Liga Inggris imbas pemakaman Ratu Elizabeth II diprediksi bakal semakin menambah jadwal laga semakin berat.   

Bahkan, petinggi Piala FA dikabarkan bersedia untuk membatalkan laga ulangan (replay) pada putaran ketiga dan keempat agar jadwal bisa berjalan mulus. Laga ulangan dalam Piala FA bisa terjadi jika kedua tim meraih hasil imbang pada fase gugur. Nantinya tim tamu yang bakal menjadi tuan rumah untuk menentukan pemenang pada laga kedua. 

FA tengah merancang upaya menghapus skema replay atau dua leg dengan menerapkan perpanjangan waktu dan adu penalti jika kedua tim meraih hasil imbang pada waktu normal (2×45 menit). Meski demikian, keputusan tim mana yang tidak memakai replay akan diputuskan setelah hasil undian dilakukan pada Desember 2022.   

Sejauh ini, tujuh tim yang bermain di kompetisi Eropa bakal menghadapi sembilan pertandingan bulan depan. Mereka adalah Manchester City, Liverpool, Chelsea, Tottenham Hotspur, Arsenal, dan Manchester United. Sementara 13 tim di Liga Inggris lainnya hanya memainkan enam laga saja. 

Dengan adanya penundaan pertandingan, tujuh tim tersebut berpotensi menjalani 42 pertandingan di antara akhir tahun (Boxing Day) dan akhir musim 2022-2023. Oleh sebab itu, Ketua FA membuka peluang kepada 7 klub tersebut untuk mendapatkan dispensasi, yakni tidak menganut sistem replay atau leg kedua jika hasil laga berakhir dengan imbang. 

Lebih lanjut, FA tetap bersikeras agar sistem replay tetap digunakan pada putaran pertama. Hal itu berupaya dipertahankan karena setiap laga replay sudah diikat kontrak dengan hak siar, khususnya pada putaran ketiga dan keempat Piala FA. Nilai hak siar untuk laga ulangan di Piala FA dikabarkan mencapai 20 juta poundsterling. 

Baca: Frenkie de Jong Pemain Hebat untuk Barcelona, tapi Busquets Menghalanginya

THE SUN

Leave a Comment