Film Baru Star Trek Dihapus dari Jadwal Tayang di Bioskop

Jakarta, CNN Indonesia

Paramount Pictures telah menghapus film terbaru Star Trek dari daftar film yang tayang di bioskop. Film sekuel yang belum memiliki judul itu sebelumnya direncanakan untuk rilis di bioskop pada 22 Desember 2023.

Kabar penghapusan jadwal Star Trek dilakukan sekitar satu bulan setelah sutradara Matt Shakman mengundurkan diri dari proyek film tersebut.

Shakman telah resmi ditunjuk oleh Marvel Studios sebagai sutradara untuk proyek film Marvel Cinematic Universe (MCU) mendatang, Fantastic Four.

Sebelumnya, Shakman merupakan sutradara di balik WandaVision, serial perdana MCU yang dibintangi Elizabeth Olsen dan Paul Bettany.

Kabar Matt Shakman bakal terlibat dalam film terbaru Star Trek terjadi pada musim panas 2021.

Kemudian, J.J. Abrams selaku produser Star Trek ini mengungkapkan bahwa film sekuel tersebut bakal menjalani proses syuting pada akhir tahun ini.

Tidak hanya soal jadwal syuting, Abrams juga membeberkan bahwa sekuel terbaru ini bakal diperankan oleh pemeran-pemeran asli Star Trek.

Berdasarkan laporan Variety pada Selasa (27/9), ada satu masalah yang menghalangi Star Trek. Menurut sumber, Chris Pine, Zachary Quinto, dan para pemeran lainnya belum menandatangani kontrak secara resmi ketika Abrams mengumumkan jadwal syuting.

Hal itu membuat Paramount hanya memiliki kurang dari satu tahun untuk mengamankan jadwal para aktor.

Film terbaru Star Trek pertama kali dijadwalkan tayang pada 9 Juni 2023. Namun, pada November 2021, rumah produksi Paramount Pictures mengumumkan bahwa film tersebut harus mundur hingga 22 Desember di tahun yang sama.

Star Trek yang tadinya bakal disutradarai Matt Shakman merupakan film keempat dari produksi ulang waralaba Star Trek.

[Gambas:Video CNN]

Waralaba itu dimulai pada 2009 dengan judul Star Trek yang disutradarai dan diproduseri J.J. Abrams. Dua film lainnya menyusul, yaitu Star Trek Into Darkness (2013) dan Star Trek Beyond (2016).

Belum terdapat film terbaru Star Trek yang tayang di bioskop sejak 2016. Hal itu diduga akibat kinerja buruk Star Trek Beyond di box office.

Namun, waralaba itu mulai ‘membaik’ di layar kaca lewat serial Star Trek Discovery dan beberapa spinoff lainnya.




Gif banner Allo Bank

(pra/pra)

[Gambas:Video CNN]


Leave a Comment